Agenda Kajian Intelektual “Independensi Gerakan KAMMI”

foto13441  534194_560976503932610_1889440513_n

(Djuanda News) -Departemen Kastrat KAMMI Komisariat Djuanda Tangerang Selatan telah mengadakan agenda kajian intelektual gerakan KAMMI dengan tema “Menjaga Independensi KAMMI Sebagai Gerakan Mahasiswa” pada hari Jumat 03 Mei 2013 pukul 16.00 Wib-selesai disekretariat KAMMI Djuanda Kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta dan dihadiri 15 kader pengurus internal ikhwan dan akhwat. Adapaun latar belakang diadakannya kajian ini adalah untuk menetralisir stigmatisasi yang berkembang berdasarkan fakta dilapangan dimana banyak ditemui isu-isu yang mengaitkan KAMMI dengan PKS.

Dalam kajian ini sebagai pemateri adalah bang Muhammad Aulia Syifa selaku bimsat Kamda Tangsel dan Koordinator Imatas, beliau juga mantan Ketum KAMMI Djuanda 2011-2012 dan sudah cukup lama berkecimpung didunia ke-KAMMI-an. Beliau menekankan bahwasannya KAMMI secara konstitusi organisasi bebas intervensi dari partai politik manapun dan tidak memiliki afiliasi kepartai manapun. Beliau juga menjelaskan secara gamblang dalam anggaran dasar pasal 5 tentang sifat organisasi KAMMI yakni “organisasi ini bersifat terbuka dan independen” juga dalam kredo gerakannya “KAMMI adalah orang-orang yang berfikir dan berkehendak merdeka”.

Jadi secara interpretasi KAMMI dan PKS tidak ada keterikatan sama sekali dan sangat jauh berbeda juga tidak ada relevansinya dalam setiap gerakannya. Sebab KAMMI bisa bekerja sama dengan partai politik manapun dan tanpa intervensi dari partai manapun. KAMMI juga memiliki konstitusi tersendiri dan PKS pun demikian. Bahkan jika ada yang mengaitkan KAMMI sebagai underbowl PKS maka harus ada klarifikasi yang keras menolaknya sebab secara fakta sejarah dimana antara KAMMI dan PKS maka KAMMI-lah yang lebih awal berdiri.

Namun beliau tidak menafikkan kondisi kader-kader KAMMI pada hari ini yang tidak mampu menjaga batasan antara kerja organisasi dengan kerja partai dalam penyikapan isu-isu politiknya. Dimana banyak dilihat kader KAMMI yang aktif di PKS tidak mampu menjaga independensi gerakannya. Maka dari itu beliau menyarankan kepada seluruh kader KAMMI untuk bisa memposisikan diri secara proposional dan profeisonal dalam bersikap dan bertindak demi menjaga integritas dan kredibilitas KAMMI sebagai gerakan mahasiswa.

Akh Farid Salman selaku Kadep. Kastrat mengakui banyak kondisi yang ironi dalam tubuh KAMMI pada hari ini dimana KAMMI seakan-akan tidak pernah lepas dari stigmatisasi embel-embel partai. Beliau menjelaskan kajian ini memang diperuntukkan untuk internal pengurus demi memahamkan kefahaman akan netralitas gerakan KAMMI dalam setiap aksinya, tanpa intervensi dan tanpa pragmatisme terlibat politik praktis. Mengingat menyongsong tahun politik 2014 yang sebentar lagi maka kajian ini dirasa sangat penting diadakan untuk membentengi gerakan KAMMI dari cengkraman partai politik manapun ujarnya.

Oleh : Abdul hajad
Dept. Humas KAMMI Djuanda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s