PERAN PEMUDA DI BALIK KESUKSESAN SUATU NEGARA

538268_125729507604443_301590435_nSejarah telah membuktikan peran pemuda dalam menggagas perubahan disuatu negara tidak tergantikan posisinya semua ada dalam lembaran-lembaran sejarah yang membanggakan. Negeri ini pun merdeka tidak lepas dari peranan pemuda sebagai aktornya.

Pemuda adalah pilar-pilar kebangkitan sebuah peradaban dimasa depan ditangan para pemudalah panji-panji al haq akan selalu tegak dimuka bumi, menyinari gersangnya setiap penjuru bumi menghujani kemaksiatan dengan nilai-nilai luhur idealisme.

Islam Dan Pemuda
Islam adalah agama yang sangat memperhatikan dan memuliakan para pemuda, al-Qur’an menceritakan tentang potret pemuda ashaabul kahfi sebagai kelompok pemuda yang beriman kepada Allah SWT dan meninggalkan mayoritas kaumnya yang menyimpang dari agama Allah SWT, sehingga Allah SWT menyelamatkan para pemuda tersebut dengan menidurkan mereka selama 309 tahun (QS 18/).

Kisah pemuda ashaabul ukhdud dalam al-Qur’an juga menceritakan tentang pemuda yang tegar dalam keimanannya kepada Allah SWT sehingga menyebabkan banyak masyarakatnya yang beriman.

Dan masih banyak lagi contoh-contoh kisah para pemuda lainnya, diantaranya bahwa mayoritas dari assabiquunal awwaluun (orang-orang yang pertama kali beriman kepada Rasulullah SAW) adalah para pemuda diantaranya Abu bakar asshidiq ra masuk Islam pada usia 32 tahun, Umar bin khatab ra 35 tahun, Ali bin abi thalib ra 9 tahun, Utsman bin affan ra 30 tahun, dan yang lainnya.

Pengaruh Pemuda Terhadap Negara
Dari kisah ashabul kahfi ini dan para pemuda hebat lainnya, pastinya akan membuat kita penasaran dan tertarik untuk mencari tahu bagaiman cara mereka mengajak masyarakat untuk beriman bahkan mampu menaklukkan suatu negara.

Sifat-sifat yang menyebabkan para pemuda tersebut dicintai Allah SWT dan mendapatkan derajat yang tinggi sehingga kisahnya diabadikan dalam al-Qur’an dan dibaca oleh jutaan manusia dari masa ke masa, adalah sebagai berikut :

  1. Karena mereka selalu menyeru pada al-haq (QS 7/181)
  2. Mereka mencintai Allah SWT, maka Allah SWT mencintai mereka (QS 5/54)
  3. Mereka saling melindungi, menegakkan shalat (QS 9/71) tidak sebagaimana para pemuda yang menjadi musuh Allah SWT (QS 9/67)
  4. Mereka adalah para pemuda yang memenuhi janjinya kepada Allah SWT (QS 13/20)
  5. Mereka tidak ragu-ragu dalam berkorban diri dan harta mereka untuk kepentingan Islam (QS 49/15) .

Mereka bukanlah para pemuda yang hanya pandai bicara tapi dengan keimanan kepada Allah SWT mereka mampu mengeluarkan kata-kata dan pergerakan transformasi yang luar biasa.

Jika para pemuda mampu melakukan pembangunan terhadap diri pribadinya dengan memilki keimanan sehingga melahirkan lima komponen yang telah saya sebutkan di atas maka lingkungan masyarakatnya akan mampu ia kendalikan bahkan dalam ruang lingkup yang lebih besar yaitu suatu negara

Membangun Diri Munuju Pembangunan Negeri
Jika kita menyaksikan kondisi mayoritas ummat Islam saat ini, maka terlihat bahwa sebagian besar ummat berada pada keadaan yang sangat memprihatinkan, mereka bagaikan buih terbawa banjir, tidak memiliki bobot dan tidak memiliki nilai.

Islam memandang posisi pemuda di masyarakat bukan menjadi kelompok pengekor yang sekedar berfoya-foya, membuang-buang waktu dengan aktifitas-aktivitas yang bersifat hura-hura dan tidak ada manfaatnya. Melainkan Islam menaruh harapan yang besar kepada para pemuda untuk menjadi pelopor dan motor penggerak dakwah Islam.

Pemuda adalah kelompok masyarakat yang memiliki berbagai kelebihan dibandingkan dengan kelompok masyarakat lainnya, diantaranya adalah bahwa mereka relatif masih bersih dari pencemaran (baik aqidah maupun pemikiran), mereka memiliki semangat yang kuat dan kemampuan mobilitas yang tinggi.

Para musuh Islam sangat menyadari akan hal tersebut, sehingga mereka berusaha sekuat tenaga untuk mematikan potensi yang besar tersebut dari awalnya dan menghancurkan para pemuda dengan berbagai kegiatan yang laghwun (bersifat santai dan melalaikan), dan bahkan destruktif (penghancuran dan pembodohan).

Pemuda yang baik oleh karenanya adalah pemuda yang memiliki karakteristik sebagai berikut:

1. Mereka beramal/bekerja dengan didasari dengan keimanan/aqidah yang benar.
“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: ‘Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?’” (QS Haa Miim [41]: 33)

2. Mereka selalu bekerja membangun masyarakat
“Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya.” (QS Al Kahfi [18]: 7)

3. Dan mereka memahami bahwa orang yang baik adalah orang yang paling bermanfaat untuk ummat dan masyarakatnya.
“Dan Katakanlah: ‘Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mu’min akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.’” (QS At Taubah [9]: 105).

Dalam sulisan singkat ini saya simpulkan bahwasannya kualitas  pemuda suatu bangsa sangat mempengaruhi akan kejayaan suatu negara, jika suatu negara memiliki pemuda-pemuda yang berkualitas maka akan majulah negara tersebut sebagaimana para pemuda islam dimekkah yang bisa menguasai bangsa-bangsa besar diseluruh dunia.

Oleh : Messi Karla
Departemen Kaderisasi KAMMI Komisariat Djuanda

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s